Film

Ini loh Daftar Film Indonesia yang akan Tayang di November 2017

Welcome November!  Bulan ini akan tayang banyak film Indonesia, ada 13 film karya anak bangsa siap menghiasi layar lebar. Walau masih didominasi film horor, kali ini penononton akan diberikan tema baru seperti Satay Western, kemudian ada pahlawan super asal Indonesia hingga film anak-anak. Penasaran kan film apa saja?

  1. Hujan Bulan Juni

Film drama Indonesia berjudul “Hujan Bulan Juni” ini merupakan film yang diangkat berdasarkan sebuah novel hasil karya dari Sapardi Djoko Damono dengan judul yang sama juga. Film ini bercerita tentang Pingkan ( Velove Vexia ) yang merupakan seorang dosen muda jurusan Sastra Jepang Universitas Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk belajar ke Jepang selama 2 tahun.
Sarwono ( Adipati Dolken ) seorang pria nelangsa yang selalu dekat dengan Pingkan dan mendengar kabar tentang hal tersebut pun terpukul karena selama ini mereka hampir tak pernah lepas satu sama lain. Sarwono yang mendapat tugas dari Kaprodinya untuk melakukan presentasi kerjasama ke Universitas Sam Ratulangi di Manado pun mengajak Pingkan sebagai guidenya selama berada di Manado.
Di sana, Pingkan pun bertemu dengan keluarga besar dari almarhumah ayahnya dan mendapat pertanyaan mengenai hubungannya dengan Sarwono. Di mata keluarga besarnya, Pingkan dan Sarwono memiliki perbedaan yang besar dan bukannya Pingkan serta Sarwono tidak menyadarinya, akan tetapi karena mereka sudah terlanjur mengenal cinta dan kasih sayang. Lalu dari berbagai perbedaan tersebut, bagaimanakah lanjutan kisah mereka ?? . Film Hujan Bulan Juni sudah tayang sejak 2 November 2017 kemarin.

 

2. Gasing Tengkorak

Film horor Indonesia berjudul “Gasing Tengkorak” ini merupakan film yang bercerita tentang kisah dari seorang diva papas atas bernama Veronica ( Nikita Willy ) yang sedang populer di masanya. Sewaktu melakukan konser, Veronica secara tiba-tiba jatuh pingsan tidak menyadarkan diri dan sesudah itu, Veronica memutuskan untuk membatalkan tur konsernya dan memilih untuk berdiam sendiri di daerah terpencil agar jauh dari gangguan.
Dengan segala sesuatu yang dipersiapkan oleh Michael ( Rendy Krisna ) manajer Veronica dan akhirnya Veronica tinggal di sebuah rumah yang besar mewah, indah dan jauh dari keramaian. Di sana, Veronica hanya tinggal sendirian dan pada awalnya Veronica tinggal dengan suasana tenang dan senang. Namun perlahan gangguan-gangguan gaib mulai meneror Veronica dengan sesuatu barang yaitu ‘Gasing Tengkorak’.
Di saat gasing tersebut berputar, maka hantu anak kecil datang dan meneror keberadaan serta jiwa Veronica. Ternyata ada seseorang yang telah sengaja memainkan gasing tersebut untuk mencelakai Veronica dan semakin Veronica ingin berusaha mencari tahu tentang misteri di balik gasing tersebut, semakin besar ancaman bahaya yang harus dihadapinya.

3. Molulo Jodoh Tak Bisa Dipaksa

Film drama komedi Indonesia berjudul “Molulo: Jodoh Tak Bisa Dipaksa” ini merupakan film yang bercerita tentang kisah salah satu dari budaya yang ada di Indonesia.  Mengambil latar belakang dari seorang lelaki bugis dan dijodohkan oleh orangtuanya, namun karena tidak menerima dijodohkan, akhirnya dia pergi kabur ke Kendari dan bertemu dengan wanita idaman  pada saat acara Molulo.
4. My Generation
Film drama Indonesia berjudul “My Generation” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari persahabatan 4 anak SMA yaitu Zeke, Konji, Suki dan Orly. Mereka berencana untuk melakukan liburan namun karena dari ulah mereka dengan video buatan mereka yang mengkritik guru, sekolah dan orang tua menjadi viral di sekolah mereka akhirnya mereka harus mendapatkan hukuman dan tidak boleh pergi liburan.
Liburan sekolah yang biasanya terkesan tidak istimewa kini membawa mereka pada sebuah kejadian-kejadian dan petualangan yang memberikan pelajaran berharga dan berarti dalam kehidupan mereka dan sejak itu juga kehidupan mereka menjadi tidak sama lagi.
5. Wage
Film drama biografi Indonesia berjudul “Wage” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari nasionalisme dan lagu kebangsaan dari Republik Indonesia, Indonesia Raya yang merupakan lagu nasional dan identitas bangsa RI semenjak mula pertama berkumandang bersamaan dengan bergemanya dari ikrar Sumpah Pemuda.
Pada 28 Oktober 1928, awal momentum dari perwujudan dari kebangkitan kesadaran perlawanan terhadap para penjajah secaa nasional yaitu dengan kesadaran untuk melawan para penjajah secara bersama-sama sebagai satu bangsa, Indonesia Raya dan tidak lagi berbasis terhadap kedaerahan dan kesukuan maupun keagamaan.
Dengan daya pembangkit dari kesadaran kebangsaan yang terkandung dalam lagu nasional Indonesia Raya dan Sumpah Pemuda yang lahir secara bersamaan pada 28 Oktober 1928. Seorang pemuda bernama Wage Rudolf Soepratman, kelahiran Somongari, Purworejo, 19 Maret 1903, berikrar dengan semangat membara pada dirinya dengan berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia dengan lagu dan biolanya serta akan terlibat secara langsung dalam pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Somongori yang tidak lain merupakan desa yang diyakini dibuka oleh sisa-sisa laskar pasukan Pangeran Diponegoro, perdikan yang masih tetap terus mengobarkan semangat untuk melawan penindasan para penjajah. Darah dari para pejuang itu bisa menjadi memberi semangat kepada Wage Rudolf Soepratman ketika mengambil keputusan untuk meninggalkan semua kemewahan yang dimiliki di Makasaar dan kembali ke Jawa.
Dengan semangat membara itu yang mengantar Wage Rudolf Soepratman melibatkan diri secara langsung dalam pergerakan kemerdekaan di Jawa dan menjadi jurnalis yang mewakili penderitaan suara rakyat kecil dan memasuki ruang rapat dari organasisi pemuda serta terlibat dalam arena pergerakan kebangsaan terutama mengubah lagu-lagu perjuangan untuk menggelorakan semangat perlawanan rakyat. ‘Dari Barat sampai ke Timur’, ‘Indonesia Wahai Ibuku’, ‘Di Timur Matahari’ dan ‘R.A. Kartini’ merupakan sebagian di antara lagu-lagi perjuangan gubahan Wage Rudolf Soepratman. Lalu dengan puncak dari segal karya lagu yang diciptakan adalah lagu kebangsaan dan nasional Republik Indonesia yaitu ‘Indonesia Raya’.
6. Naura & Genk Juara
Film drama musikal Indonesia berjudul “Naura & Genk Juara” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari  Naura, Okky dan Bimo, mereka terpilih untuk mewakili sekolah untuk ikut bersaing pada sebuah kompetisi sains di acara Kemah Kreatif yang lokasinya ada di sebuah kawasan hutan tropis yaitu Situ Gunung, Sukabumi.
Dengan petualangan mereka ini, mereka bertemu dengan Kipli, seorang ranger cilik yang sedang berusaha untuk mengagalkan usaha dari Trio Licik, sebuah kelompok sindikat perdagangan hewan liar. Trio Licik ini menggunakan berbagai tipu daya dan akhirnya membawa Naura, Okky, Bimo dan Kipli merasakan aksi petualangan yang sangat mendebarkan dan jalinan persahabatan mereka serta kesempatan untuk menjadi juara pada kompetisi sains antar sekolah juga sedang dipertaruhkan.
7. Marlina The Murderer in Four Acts ( 2017 )
Film drama aksi Indonesia berjudul “Marlina The Murderer in Four Acts” ini merupakan film yang bercerita tentang kisah dari seorang wanita janda bernama Marlina ( Marsha Timothy ). Film yang diangkat dari sebuah kisah nyata yang dulu terjadi di Sumba pada tahun 1986 hingga 2004 lalu. Markus ( Egi Fredly ) seorang pimpinan perampok bersama dengan gengnya merampok rumah Marlina. Dengan kejadian tersebut juga, kehidupan Marlina berubah 180 derajat dan Marlina akhirnya memburu Markus serta berhasil memenggal kepala Markus.
8. After School Horror 2
Film drama musikal Indonesia berjudul “After School Horror 2” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah kisah horor di sebuah sekolah yang berawal dari seorang siswa bernama Putra yang sangat terobsesi untuk menjadikan Nicole, siswi yang cantic dan populer se SMA Kharisma. Nicole sebenarnya sangat anti sekali terhadap Putra yang penampilannya jauh dari kesan menarik.
Rangga bersama pacarnya Sandra juga telah menasehati Putra untuk mengurungkan niatnya tersebut karena Nicole adalah gadis matrealistis dan nantinya akan membuat Putra celaka. Namun Putra tetap pada pendiriannya dan akhirnya Nicole menantang Putra jika ingin menjadi pacarnya dengan tantangan untuk melukis seorang wajah wanita yang pernah hidup pada tahun 50-an bernama Sumami.
Putra harus melukis wajahnya pada tengah malam di dalam gudang sekolah dan Rangga bersama Sandra tidak setuju saat Putra menyampaikan tantangan Nicole untuknya. Karena melukis atau menggambar wajah Sumami berarti akan mengundang murka arwah Sumami karena mitos selama ini bahwa hal tersebut akan merenggut nyawa siapapun yang melakukan hal tersebut dan telah lama beredar di SMA Kharisma tersebut. Akan tetapi
Putra tetap mengambil tantangan Nicole dan Putra meminta bantuan dari temannya dengan meminjamkan boneka sebagai media untuk memanggil arwah Sumami. Hingga akhirnya ternyata arwah Sumami tidak muncul sendirian namun bersama yang lainnya dan ini menjadi sebuah kemarahan arwah Sumami dan lainnya.
Sejak saat itu, Putra, Nicole dan teman-temannya terus diteror oleh arwah Sumami dan Rangga, Sandra menyesalkan tindakan Putra yang tidak bisa mengendalikan emosi karena Putra merasa dibayangi oleh arwah Sumami yang sangat seram. Lambat laun juga, teror berlanjut kepada Sandra dan Rangga.
9. Knight Kris
Film animasi Indonesia berjudul “Knight Kris” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari sebuah keris. Di dalam sebuah candi kuno, Bayu menemukan sebuah keris yang tertancap kuat dan karena rasa penasarannya, Bayu pun mencabut keris tersebut.
Sehingga terjadi keajaiban di mana Bayu memperoleh kesaktian dengan menjadi seorang kesatria super. Namun sayang, ternyata keris itu juga merupakan segel untuk menyegel raksasa kejam yang bernama Asura.
Asura adalah raksasa yang telah terkurung selama ribuan tahun lamanya dan kini bangkit kembali untuk menyebar teror kepada semua manusia. Bayu yang ditemani oleh Rani, sepupunya dan kera tua bernama Empu Tandra, Bayu harus menghadapi Asura dan para prajurit bayangan.
10. Keluarga Tak Kasat Mata
Film Keluarga Tak Kasat Mata ini akan menceritakan seorang pemuda sukses bernama Genta yang memiliki perusahaan di sebuah kota nyaman lingkangan, Awal perusahaannya bertempat di Yogyakarta sangat terkenal. Namun perusahaan tersebut berpindah kewilayah lain, sejak itu Genta bersama rekan kerjanya mulai mengalami misterius.
Bulan Purnama sebuah ketegangan yang dihadapkan sosok makluh halus kepada karyawan yang membuat tamkan sebuah tulisan pesan. Rentetan teror kejadian yang janggal, seolah olah menjadi pembuktian bahwa, akan adanya sebuah kehidupan yang mana sejatinya selalu berdampingan.
Mungkin itu semua sudah ditakdirkan, melalui Rere satu demi satu misteri mulai terpecahkan. Akan tetapi tak semua fakta boleh diucapkan. Genta yang pada awalnya penasaran, harus dapat mencari tahu sendiri jawabannya atas pertanyaannya. Kabar sari tulisan Tempat Kantornya tersebut adalah sebuah rumah tua yang mana seluruh anggota keluarganya meninggal dunia akibat tekanan pada ekonominya.
11. Valentine

Film “Valentine” akan menceritakan tentang seorang wanita bernama Srimaya. Dia sering dipanggil dengan sebutan Sri, Sri merupakan atlet bela diri. Suatu hari dia bertemu dengan sutradara bernama Bono dan temannya Wawan.

Bono tertarik dengan kemampuan bela diri Sri, dia pun mengajak Sri untuk terlibat dalam sebuah pembuatan film dummynya tentang superhero bernama Valentine. Menjadi sosok Valentine, Sri harus beraksi dengan kostumnya.

Sri kemudia beraksi membasmi kejahatan kecil mulai ia basmi, hingga suatu saat, Sri berhasil menggagalkan sebuah aksi perampokan oleh kelompok profesional, aksinya itupun melambungkan nama Valentine tapi ternyata juga membahayakan nyawanya.

12. Mata Batin
Film horor Indonesia berjudul “Mata Batin” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari seorang gadis bernama Alia ( Jessica Mila ). Alia harus meninggalkan kota Bangkok dan kembali ke Jakarta karena mendengar kabar kedua orang tuanya meninggal dunia. Alia bersama dengan adiknya Abel ( Bianca Hello ) yang masih remaja harus pindah ke rumah kecil mereka yang letaknya jauh dari tengah kota.
Di rumah tersebut di sana, Abel sering bersikap aneh dan merasa ketakutan serta tidak suka akan rumah tersebut. Abel juga mengatakan di sana ada ‘yang lain’ selain mereka. Akan tetapi Alia bersama dengan pacarnya yang bernama Davin ( Denny Sumargo ) tidak pernah menghiraukan perkataan Abel.
Namun semakin lama sikap Abel menjadi semakin mengkhawatirkan dan Alia berniat untuk membawa Abel ke psikiater namun Abel menolak dan mengatakan dia bisa melihat ‘mereka yang sudah tiada’ karena mata batinnya sudah terbuka sejak kecil. Lalu Abel mengajak Alia untuk bertemu dengan seorang paranormal bernama Bu Windu ( Citra Prima ) yang selama ini membantu Abel.
Abel meminta Bu Windu untuk membuka mata batin Alia untuk membuktikan bahwa semua hal yang dikira tidak masuk akal yang dialami Abel selama ini. Perlahan-lahan, Alia pun mengalami beberapa kejadian yang tidak biasa dan dia mulai bisa melihat sosok dari yang tidak bisa dilihat orang normal dan hingga sampai hadir ‘sosok-sosok’ yang meminta tolong kepadanya. Namun ‘sosok-sosok’ yang berada di dalam rumah Alia mengganggu hingga menyakitinya.
Karena energi dari ‘sosok-sosok’ tersebut begitu negative sehingga membahayakan Alia dan Abel. Namun karena tidak ada tempat tinggal lain, mereka harus tetap menetap di sana dan meminta bantuan Bu Winda.
13. Mau Jadi Apa?
Film komedi Indonesia berjudul “Mau Jadi Apa?” ini merupakan film yang menceritakan tentang kisah dari pemuda bernama Soleh ( Soleh Solihun ) yang pada tahun 1997 berhasil masuk di Universitas Padjadjaran. Akan tetapi dengan kondisi kampus yang lokasinya jauh dari mana-mana serta gersang, membuat Soleh menjadi ragu akan pilihannya dan bertanya-tanya dalam pikiran dan hatinya dengan ‘Ngapain sih gue di sini? Mau jadi apa nanti ?’.
Soleh bersama dengan para teman-temannya yang sama galaunya yaitu Lukman ( Boris Bokir ) si jago gambar, Marsyel ( Adjisdoaibu ) si hopeless romantic yang selalu sial, Eko ( Awwe ) si penggila music yang doyan nyela, Fey ( Anggkia Bolsterli ) si blasteran yang cantik namun sedikit gila serta Syarif ( Ricky Wattimena ) si mulut besar mendirikan sebuah majalah kampus alternatif. Di mana di dalamnya membahas tentang hal-hal ringan seperti musik, film, olahraga dan gossip percintaan antar mahasiswa dan majalah tersebut diberi nama dengan Karung Goni yang merupakan singkatan dari ‘Kabar, Ungkapan, Gosip dan Opini’.
Untuk mengelola Karung Goni ternyata tidaklah mudah, Soleh dan teman-temannya harus menghadapi berbagai cibiran dari anak-anak Fakta Jatinangor, majalah yang super serius yang lebih dulu mendominasi kampus dengan pimpinannya bernama Panji ( Ronal Surapradja ) si arogan. Selain itu juga dengan secara bersamaan, Soleh harus berjuang keras untuk merebut hati Ros ( Aurelie Moeremans ) Slanker cantik yang telah membuat Soleh jatuh hati dan mabuk kepayang saat ospek.
Dengan berbagai karakter dan jalinan konflik ini hadir membentuk film ‘Mau Jadi Apa?’, film komedi inspiratif yang diangkat dari kisah nyata komika dan mantan jurnalis Soleh Solihun. Dengan ini juga menjadi bukti bagi semua orang punya jalannya sendiri dalam menjawab pertanyaan ‘Mau Jadi Apa?’.
Demikian lah 13 film besutan anak negeri yang akan menghiasi bioskop serta menjadikan November anda semua lebih berwarna, yuk tonton semuanya……
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close