Berita

Remaja Bogor menjadi buta karena dilempar telur busuk saat ultah

Perayaan hari kelahiran seseorang di Indonesia identik dengan pesta kejutan. Teman, sahabat, hingga saudara akan merencanakan sebuah kejutan untuk menyenangkan orang yang ulang tahun. Namun demikian, rencana yang disusun cenderung tidak lazim atau di luar batas kewajaran.

Rekan yang membuat rencana yang tak lazim dengan alasan akan membuat hari ulang tahunnya menjadi tak terlupakan. Mereka pun cenderung menyusun rencana iseng untuk yang bersangkutan. Contoh yang sering dilakukan di Indonesia adalah dengan melempari tepung, telur, dan air untuk perayaan ulang tahun.

Siswa kelas XI SMK Ash-Shoheh, Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu terpaksa menghentikan aktivitas sekolahnya karena matanya bengkak dan bernanah.

Kondisi mata kirinya semakin parah dan rasa sakit mulai dirasakan remaja 19 tahun ini.

“Sakit sama perih, sampai saya tidak bisa tidur dua hari,” katanya saat ditemui di kediamannya di Kampung Leuwijambe, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (11/4/2017)

Selain harus merasakan sakit di matanya, ia juga harus menerima kenyatahan pahit lainnya.

Ia terancam tidak bisa mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Sementara, kegiatan PKL itu sifatnya wajib dan harus dilakukan setiap siswa kelas XI.

Namun, akibat kejadian itu, ia tidak bisa masuk sekolah selama dua bulan, terhitung sejak dari tanggal 23 Januari 2017.

Kini ia berharap ada kebijakan sekolah yang bisa menolongnya terkait musibah yang ia alami.

 

Show More

Related Articles

error: Content is protected !!
Close