Berita

Taman Safari Cisarua Segera Pelihara Sepasang Panda dari Tiongkok

Bagi warga Indonesia yang ingin melihat panda kini tidak perlu bermimpi lagi.

Yang penasaran bertemu langsung satwa endemik dan juga ikon di Negeri Tirai Bambu ini secara langsung, bisa segera berkunjung ke Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua, Bogor.

“Kami berharap jika ada orang Indonesia yang mau lihat panda secara langsung tidak perlu ke luar negeri,” kata Group Head of Marketing Taman Safari Indonesia, Triyoba Nataria di Wolong Panda Base, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Senin (25/9/2017).

Menurutnya TSI yang dipercaya menjadi lembaga konservasi satwa “ex-situ” (di luar habitat alami), menjadi “rumah” bagi satwa panda, yang merupakan kerja sama konservasi Indonesia dan China (Tiongkok).

“Kami menilai ini menjadi suatu kebanggan, bukan hanya bagi kami. Tapi menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia yang diberikan kepercayaan dan kehormatan memelihara panda,” kata Yoba.

Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi negara ke-16 yang mendapatkan peminjaman pengembangbiakan (breeding loan) Giant Panda.

Wolong Panda Base_1
Panda di Wolong Panda Base, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Kesepakatan pemeliharaan panda adalah lambang diplomasi Tiongkok dengan negara sahabatnya terjalin dengan baik.

Rencananya, sepasang panda dengan nama Cai Tao panda jantan dengan usia tujuh tahun dan Hu Chun, bakal diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia menempuh waktu lima sampai enam jam, dari Chengdu hingga tiba di Jakarta Kamis (28/9/2017).

Sejak satu bulan lalu, Cai Tao dan Hu Chun tengah menjalani masa karantina di Wolong Panda Base, Tiongkok.

Keduanya saat ini menghuni kandang karantina di Wolong Panda Base untuk selanjutnya diserahterimakan dari Pemerintah Tiongkok ke Pemerintah Indonesia lewat sebuah upacara satu hari sebelum berangkat ke Jakarta.

Wolong Panda Base_2
Panda di Wolong Panda Base, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Mulai pagi hari, sekitar pukul 08.30 waktu setempat, mereka sudah dipindahkan dari kandang yang tertutup ke ruangan terbuka dengan alas rumput.

Sementara kandangnya dibersihkan oleh keeper atau penjaga, mereka bebas bermain sambil berkeliling.

Antara kandang dalam dan luar dibatasi oleh tembok dengan pagar besi kecil untuk sang panda masuk dan keluar.

Panda yang memiliki nama latin Ailuropoda melanoleuca ini adalah hewan soliter alias penyendiri.

Kandang Cai Tao dan Hu Chun pun tidak disatukan.

Setelah kandang tertutup mereka sudah bersih, kini saatnya calon penghuni Taman Safari Indonesia Indah tersebut sarapan.

Sejumlah potongan bambu disiapkan. Namun yang menarik, mereka diberikan tambahan nutrisi makanan selain bambu.

“Satu hari makan empat kali, jam 9 pagi, 11.30, 14.30 sama 16.30. Sekali makan maksimal 30 kg. Selain itu ada potongan apel, wortel sama cake panda yang terdiri dari tepung jagung, beras kedelai, kalsium, telur ayam sama minyak buat campuran,” kata Suwanto penjaga panda yang khusus didatangkan dari Taman Safari Indonesia ke Wolong Panda Base.

Wolong Panda Base_2
Panda di Wolong Panda Base, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Jika dilihat dari dekat, panda ini sangat menggemaskan.

Ciri fisik dari panda yang paling mudah dikenali tentunya adalah bulunya yang memiliki warna hitam dan putih.

Bulu atau rambut dengan pewarnaan hitam terdapat pada bagian telinga, sekitar mata, bahu, dan keempat kakinya.

Pada bagian-bagian tubuh panda yang lain memiliki bulu berwarna putih.

Berkat bulunya yang tebal, panda bisa hidup dengan nyaman di habitat aslinya yang memang memiliki suhu dingin.

Kepalanya berbentuk bulat dengan moncong yang agak pendek.

TRIBUNNEWS

 

Show More

Related Articles

error: Content is protected !!
Close